Parvovirus

Posted in Virus on Agustus 6, 2010 by viemoetzz

Hydrops Fetalis>>        Klasifikasi

2 subfamili:

-    Parvovirinae, memiliki 3 genus:

Parvovirus

Erythrovirus: Parvovirus B19

Devendovirus

-     Densofirinae

>>        Penyakit yang diakibatkan

1.   Fith Disease

2.   Krisis Aplastik Sementara

3.   Aplasia sel darah merah murni

4.   Hidrops Fetalis

>>        Penjelasan

1.   Fith Disease

Disebut juga Eritema Infeksiosa, terbanyak ditemukan pada anak-anak usia sekolah awal, kadang-kadang menular pada orang dewasa.

2.   Krisis Aplastik Sementara

Menurunnya hemoglobin darah tepi

3.    Aplasia Sel Darah Merah Murni

Yaitu Infeksi pada pasien-pasien dengan imunodefisiensi, menjadi infeksi persisten dan menyebabkan supresi kronis pada sumsum tulang dan anemia kronis pada pasien-pasien imunokompromis. Anemia yang terjadi berat dan pasien tergantung pada transfusi darah.

4.   Hidrops Fetalis

Anemia mematikan yang mengakibatkan kematian janin.

>>        Patogenesis

Tempat terbanyak replikasi virus dalam tubuh pasien diperkirakan adalah sumsum tulang orang dewasa dan hati pada janin. Hal ini menyebabkan kematian sel, mengganggu sel-sel darah merah pada pasien imunokompromis, terjadi infeksi B19 yang persisten dan menghasilkan anemia kronik. Dalam kematian janin, infeksi kronis menyebabkan anemia berat pada janin.  B19 dapat ditemukan dalam darah dan sekresi pernapasan pada pasien yang terinfeksi. Penularannya diperkirakan lewat jalan pernapasan. Tidak ada bukti eksresi virus dalam feses atau urin.

Virus tersebut dapat ditularkan secara parenteral lewat transfusi darah atau lewat produk-produk darah yang terinfeksi dan secara vertikal dari ibu kepada janinnya. Karena B19 resisten terhadap pengobatan yang menginaktivasi virus-virus berselubung, virus ini bisa terdapat dalam beberapa konsentrat faktor pembekuan. B19 ditemukan dalam darah dan sekresi pernapasan pada pasien yang terinfeksi.

>>        Tanda dan Gejala

Pada Eritema Infeksiosa gejala yang paling umum yaitu konstitusi ringan bisa menyertai kulit, yang memiliki penampilan khas seperti pipi yang di tampar. Pada  orang dewasa yang paling sering terjangkit adalah sendi-sendi tangan dan lutut. Gejalanya seperti artritis rheumatoid dan arthropati; ini berjalan mingguan, bulanan atau tahunan. Sedangkan pada krisis aplastik sementara memiliki gejala yaitu berhentinya sintesis sel-sel darah merah pada sumsum tulang secara tiba-tiba.

>>        Diagnosa Laboratorium

Tes-tes paling sensitif dapat mendeteksi DNA virus. Tes yang tersedia adalah hibridisasi dot-blot dari serum atau ekstrak jaringan, hibridisasi in situ dari jaringan ikat dan reaksi rantai polimerase. DNA B19 sudah dapat dideteksi didalam serum, sel-sel darah, sampel jaringan dan sekresi pernapasan.

Fith Disease dan krisis aplastik sementara diobati secara sintomatis. Preparat-preparat dapat digunakan untuk menyembuhkan atau mengurangi persistensi infeksi B19 pada pasien-pasien dengan imunokompromis.

>>        Pencegahan

Tidak ada vaksin melawan parvovirus manusia. Dengan praktek pengendalian infeksi standar agar mencegah penularan B19 pada pekerja sektor kesehatan dari pasien dengan krisis aplastik dan pasien-pasien infeksi kronis.

MEDICAL

Posted in Uncategorized on Maret 23, 2010 by viemoetzz

Berhubung aku calon perawat (ehm ehm.. aminn..) ngomongnya gagh usah jauh-jauh ya…

so selamat menjelajahi dunia kesehatan disini…

^_^

–Take care–

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.